Aggas

Prasasti Palas Pasemah (686 ?)

Prasasti Palas Pasemah adalah sebuah prasasti peninggalan Kerajaan Sriwijaya. Prasasti Palas Pasemah ditemukan di Palas Pasemah, di tepi Way (Sungai) Pisang, Lampung. Prasasti ini ditulis dengan aksara Pallawa dan bahasa Melayu Kuno. Prasasti Palas Pasemah diidentifikasi sebagai peninggalan dari Kerajaan Sriwijaya dengan pertanggalan abad ke 7 Masehi. Sejarah Penemuan Prasasti Palas Pasemah Prasasti Palas Pasemah […]

Prasasti Palas Pasemah (686 ?) Read More »

Prasasti Karang Berahi (686)

Prasasti Kota Karang Berahi adalah sebuah prasasti peninggalan Kerajaan Sriwijaya. Prasasti Karang Berahi ini terletak di desa Karang Berahi, kecamatan Pamenang, kabupaten Merangin, Jambi. Prasasti Karang Berahi ini diidentifikasi sebagai peninggalan dari Kerajaan Sriwijaya dan dibuat dari bahan batu andesit dengan ukuran 90x90x10 cm. Prasasti Karang Berahi ini ditulis menggunakan aksara Pallawa dengan berbahasa Melayu

Prasasti Karang Berahi (686) Read More »

Prasasti Kota Kapur (686)

Prasasti Kota Kapur adalah sebuah prasasti peninggalan Kerajaan Sriwijaya. Prasasti Kota Kapur adalah prasasti berupa tiang batu bersurat yang ditemukan di pesisir barat Pulau Bangka, di desa Kota Kapur, Mendo Barat, Kabupaten Bangka. Tulisan pada prasasti ini ditulis dalam aksara Pallawa dan menggunakan bahasa Melayu Kuno. Sejarah Penemuan Prasasti Kota Kapur Keberadaan Prasasti Kota Kapur

Prasasti Kota Kapur (686) Read More »

Prasasti Telaga Batu (683)

Prasasti Telaga Batu adalah sebuah prasasti peninggalan Kerajaan Sriwijaya. Prasasti ini ditemukan di dekat Palembang, berbahasa Melayu Kuno dan berhuruf Pallawa. Prasasti ini tidak bertarikh, namun yang menarik dari prasasti ini adalah hiasan tujuh kepala ular kobra berbentuk pipih dengan mahkota berbentuk permata bulat. Sejarah Penemuan Prasasti Telaga Batu Prasasti Telaga Batu (kini dikenal dengan

Prasasti Telaga Batu (683) Read More »

Prasasti Talang Tuo (684)

Prasasti Talang Tuo adalah sebuah prasasti peninggalan Kerajaan Sriwijaya. Prasasti ini ditulis dalam bahasa Melayu Kuno dengan aksara Pallawa. Sejarah Penemuan Prasasti Talang Tuo Prasasti Talang Tuo ditemukan oleh Louis Constant Westenenk (Residen Palembang) pada tanggal 17 November 1920 di kaki Bukit Seguntang / Bukit Siguntang dan dikenal sebagai salah satu peninggalan Kadatuan Sriwijaya. Keadaan

Prasasti Talang Tuo (684) Read More »

Prasasti Kedukan Bukit (682)

Prasasti Kedukan Bukit adalah sebuah prasasti peninggalan Kerajaan Sriwijaya. Prasasti ini ditulis dalam bahasa Melayu Kuno dengan aksara Pallawa dan berisi tentang penyebaran agama Buddha di wilayah tersebut. Sejarah Penemuan Prasasti Kedukan Bukit Prasasti Kedukan Bukit ditemukan oleh C.J. Batenburg pada tanggal 29 November 1920 di Kampung Kedukan Bukit, Kelurahan 35 Ilir, Palembang, Sumatera Selatan,

Prasasti Kedukan Bukit (682) Read More »

Kerajaan Pajang (1554-1587)

Kerajaan Pajang adalah kerajaan yang didirikan oleh Jaka Tingkir atau Sultan Hadiwidjaja pada abad ke-16 setelah berhasil merebut takhta kekuasaan Kerajaan Demak dari Arya Penangsang, yang sebelumnya telah berhasil membunuh Pangeran Mukmin (Sunan Prawata/Sunan Prawoto). Jaka Tingkir berhasil mengalahkan Arya Penangsang atas bantuan Sutawijaya (Panembahan Senapati). Masih sangat sedikit sumber-sumber yang menjelaskan tentang eksistensi Kerajaan

Kerajaan Pajang (1554-1587) Read More »

Penjelajahan Bangsa Portugis Yang Di Sponsori Fernao Gomes (1469-1482)

Fernao Gomes adalah seorang pedagang dan penjelajah berkebangsaan Portugis yang berasal dari Lisbon. Fernao Gomes melakukan aktivitas kemaritiman yang cukup penting bagi bangsa Portugis, setelah Raja Afonso V dari Portugal memberinya kuasa atas monopoli perdagangan di Teluk Guinea pada tahun 1469. Monopoli Perdagangan Di Teluk Guinea Selama memegang monopoli perdagangan di Teluk Guinea, Gomes membayar

Penjelajahan Bangsa Portugis Yang Di Sponsori Fernao Gomes (1469-1482) Read More »

Pendidikan Perempuan Masa Kolonial

Pendidikan perempuan masa kolonial diawali ketika Politik Etis diberlakukan pada tahun 1901. Menjelang awal abad ke 20 terjadilah perubahan-perubahan masyarakat Indonesia, yang terutama disebabkan oleh terbukanya negeri ini bagi perekonomian uang. Pada awalnya, terjadilah suatu perubahan pandangan penduduk bumiputera. Bersamaan dengan itu, gagasan tentang kemajuan mulai tumbuh: “Dan apabila gagasan tentang kemajuan itu menjadi hal

Pendidikan Perempuan Masa Kolonial Read More »

Sejarah ASEAN (Association of Southeast Asian Nations)

ASEAN (Association of Southeast Asian Nations atau Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara) adalah organisasi regional (kawasan) yang mewadahi kerjasama di berbagai bidang dimana anggota organisasi ini terdiri dari 10 (sepuluh) negara yang terdapat di Asia Tenggara. Kawasan Asia Tenggara secara geopolitik dan geoekonomi memiliki nilai yang strategis. Kondisi inilah yang menyebabkan kawasan Asia Tengara menjadi ajang

Sejarah ASEAN (Association of Southeast Asian Nations) Read More »

error: Content is protected !!