Kerajaan Galuh

Kerajaan Galuh adalah kerajaan bercorak Hindu di Indonesia, yang wilayahnya terletak antara Sungai Citarum di sebelah barat dan Sungai Cisarayu juga Cipamali (Kali Brebes) di sebelah timur. Kerajaan ini adalah penerus dari kerajaan Kendan, bawahan Tarumanagara

Hariang Banga (739-766)

Hariang Banga/Rakeyan Banga adalah raja Kerajaan Sunda yang keempat. Hariang Banga menggantikan ayahnya, Tamperan Barmawijaya sebagai raja di Kerajaan Sunda pada tahun 739 M setelah peristiwa terbunuhnya Tamperan Barmawijaya dalam pengejaran pasukan Kerajaan Galuh yang dipimpin oleh Manarah. Kematian Tamperan Barmawijaya menyebabkan Kerajaan Galuh dan Kerajaan Mataram akhirnya bertempur di perbatasan antara dua kerajaan (Kerajaan […]

Hariang Banga (739-766) Read More »

Tamperan Barmawijaya (732-739)

Tamperan Barmawijaya (Rakryan Tamperan/ Rakeyan Tamperan) diangkat sebagai raja di Kerajaan Sunda untuk menggantikan Sanjaya pada tahun 732 M. Tamperan Barmawijaya sendiri pernah diangkat sebagai perwakilan dari Sanjaya di Kerajaan Galuh. Namun, ketika diutus oleh Sanjaya di Kerajaan Galuh, Tamperan Barmawijaya terlibat permasalahan di mana ia menjalin asmara dengan Dewi Pangrenyep. Dewi Pangrenyep sendiri adalah

Tamperan Barmawijaya (732-739) Read More »

Rahyang Sanjaya

Rahyang Sanjaya atau biasa disebut juga dengan Sanjaya adalah raja kedua dari Kerajaan Sunda yang didirikan oleh Tarusbawa. Sanjaya menjadi penerus dari Kerajaan Sunda oleh karena telah menikahi cucu dari Tarusbawa yang bernama Sekar Kencana. Sanjaya naik takhta Kerajaan Sunda setelah meninggalnya Tarusbawa pada usia 91 tahun pada 732 M.  Sanjaya Merebut Kembali Takhta Kerajaan

Rahyang Sanjaya Read More »

error: Content is protected !!