Kerajaan Sunda

Perjanjian Galuh 739 M

Perjanjian Galuh – Berita kematian Rakeyan Tamperan/ Tamperan Barmawijaya pada tahun 739 M akhirnya sampai ke Kerajaan Mataram yang dipimpin oleh Sanjaya. Sanjaya segera mengerahkan pasukannya untuk menuju wilayah Kerajaan Galuh dan menyelamatkan cucunya, Hariang Banga yang diketahui masih hidup. Di sisi lain, Manarah mendengar pergerakan pasukan Kerajaan Mataram yang dipimpin oleh Sanjaya pun segera […]

Perjanjian Galuh 739 M Read More »

Kemaritiman Kerajaan Sunda

Kemaritiman Kerajaan Sunda – Kerajaan Sunda diperkirakan mulai eksis sekitar abad ke-10 sampai dengan abad ke-16. Kerajaan Sunda dianggap sebagai kelanjutan dari Kerajaan Tarumanegara yang terakhir kali dipimpin oleh Raja Tarusbawa. Sebagai Kerajaan yang terletak di daerah barat Pulau Jawa tidaklah mungkin Kerajaan Sunda tidak terlibat aktif dalam kegiatan kemaritiman dan perdagangan internasional. Hal ini

Kemaritiman Kerajaan Sunda Read More »

Niskala Wastu Kancana (1357-1475)

Niskala Wastu Kancana adalah putra dari Prabu Linggabuana yang gugur di medan Bubat pada tahun 1357 M. Niskala Wastu Kancana luput dari tragedi yang menimpa keluarganya oleh karena Niskala Wastu Kancana tidak ikut serta di dalam rombongan Prabu Linggabuana yan g hendak mengantarkan puterinya yang bernama Dyah Pitaloka ke Majapahit untuk menikah dengan Prabu Hayam

Niskala Wastu Kancana (1357-1475) Read More »

Prabu Bunisora (1357-1371)

Prabu Bunisora adalah adik dari Prabu Linggabuana yang gugur dalam Tragedi Bubat 1357 M. Prabu Bunisora naik takhta Kerajaan Sunda setelah Prabu Linggabuana gugur dalam tragedi Bubat yang menewaskan seluruh keluarganya terkecuali putra mahkota Pangeran Wastu Kancana. Prabu Bunisora sebelumnya adalah Mangkubumi sekaligus patih dari Kerajaan Sunda pada masa Prabu Linggabuana berkuasa. Namun, berdasarkan hasil

Prabu Bunisora (1357-1371) Read More »

Prabu Linggabuana Wisesa (1350-1357)

Prabu Linggabuana naik takhta Kerajaan Sunda pada tahun 1350 untuk menggantikan ayahnya, Aki Kolot atau Prabu Ragamulya Luhur Prabawa. Prabu Linggabuana memerintah Kerajaan Sunda dengan pusat pemerintahannya di Kawali. Di dalam pelaksanaan pemerintahan, Prabu Linggabuana dibantu oleh adiknya yang bernama Bunisora yang bergelar Mangkubumi Suradipati. Prabu Linggabuana Wisesa Prabu Linggabuana memiliki permaisuri yang bernama Dewi

Prabu Linggabuana Wisesa (1350-1357) Read More »

Prabu Ragamulya Luhur Prabawa (1340-1350)

Prabu Ragamulya adalah putera dari Prabu Ajiguna Linggawisesa yang juga sering dikenal dengan nama Aki Kolot. Prabu Ragamulya menjadi raja di Kerajaan Sunda untuk menggantikan ayahnya, Prabu Ajiguna Linggawisesa yang telah meninggal pada tahun 1340 M. Prabu Ragamulya Luhur Prabawa memerintah Kerajaan Sunda dengan ibukota di Kawali sebagaimana yang dilakukan sejak pemerintahan Prabu Linggadewata. Prabu

Prabu Ragamulya Luhur Prabawa (1340-1350) Read More »

Prabu Ajiguna Linggawisesa (1333-1340)

Prabu Ajiguna Linggawisesa (Prabu Ajiguna Wisesa) adalah raja Kerajaan Sunda yang naik takhta pada tahun 1333 M menggantikan kakak iparnya, Prabu Linggadewata. Prabu Ajiguna Linggawisesa memerintah Kerajaan Sunda dengan ibukota di Kawali.  Prabu Ajiguna Linggawisesa Sebagaimana diketahui, bahwa Prabu Ajiguna Linggawisesa menikahi puteri Prabu Citraganda yang bernama Dewi Umalestari. Dari pernikahannya dengan Dewi Umalestari, Prabu

Prabu Ajiguna Linggawisesa (1333-1340) Read More »

Prabu Linggadewata (1311-1333)

Prabu Linggadewata mulai memerintah di Kerajaan Sunda pada tahun 1311 M. Prabu Linggadewata naik takhta untuk menggantikan ayahnya, Prabu Citraganda yang mangkat. Prabu Citraganda memiliki seorang anak yang bernama Ratna Umalestari (Dewi Umalestari/ Ratu Santika) yang menikah dengan Ajiguna Linggawisesa. Prabu Linggadewata Pada masa pemerintahan Prabu Linggadewata, pusat pemerintahan Kerajaan Sunda berpindah ke Kawali. Sebagaimana

Prabu Linggadewata (1311-1333) Read More »

Prabu Citraganda (1303-1311)

Prabu Citraganda adalah putera Prabu Ragasuci yang mulai memerintah di Kerajaan Sunda pada tahun 1303 M. Sebelum menjadi raja di Kerajaan Sunda, Prabu Citraganda memerintah sebagai raja bawahan Prabu Ragasuci di Pakuan. Setelah Prabu Ragasuci meninggal pada tahun 1303 M, Prabu Citraganda naik takhta sebagai raja Kerajaan Sunda, dan mengembalikan pusat pemerintahan Kerajaan Sunda di

Prabu Citraganda (1303-1311) Read More »

Prabu Ragasuci (1297-1303)

Prabu Ragasuci adalah putera dari Prabu Darmasiksa yang mulai memerintah Kerajaan Sunda pada tahun 1297 M. Prabu Ragasuci hanya memerintah Kerajaan Sunda sekitar 6 tahun dalam usia yang sudah lanjut, sebab sebagaimana diketahui, ayahnya, Prabu Darmasiksa dikaruniai usia yang sangat panjang dan memerintah di Kerajaan Sunda selama lebih kurang 120 tahun.  Prabu Ragasuci (Sang Mokteng

Prabu Ragasuci (1297-1303) Read More »

error: Content is protected !!