Pendudukan Jepang

Peristiwa Rengasdengklok 16 Agustus 1945

Peristiwa Rengasdengklok yang terjadi pada tanggal 16 Agustus 1945 pukul 03.00. WIB adalah peristiwa “penculikan” yang dilakukan oleh sejumlah pemuda antara lain Soekarni, Wikana, Aidit dan Chaerul Saleh dari perkumpulan “Menteng 31” terhadap Soekarno dan Hatta dengan tujuan membawa kedua tokoh itu ke Rengasdengklok, Karawang. Kedua tokoh itu kemudian didesak agar mempercepat dan sesegera mungkin […]

Peristiwa Rengasdengklok 16 Agustus 1945 Read More »

Chuo Sangi In

Chuo Sangi In atau Badan Pertimbangan Pusat adalah suatu badan yang bertugas mengajukan usul kepada pemerintah serta menjawab pertanyaan pemerintah mengenai soal-soal politik dan menyarankan tindakan yang perlu dilakukan oleh Pemerintah militer.  Pembentukan Chuo Sangi In Pembentukan Chuo Sangi in berdasarkan Osamu Seirei No. 36/1943 dibentuklah Badan pertimbangan Pusat atau Chuo Sangi In. Sedangkan mengenai

Chuo Sangi In Read More »

Barisan Pelopor

Barisan Pelopor dibentuk oleh pemerintahan militerisme Jepang mengingat keadaan perang tahun 1944 bagi Jepang semakin gawat. Secara perlahan daerah-daerah yang dikuasai oleh Jepang mulai berhasil direbut oleh Sekutu dan serangan mulai diarahkan ke negara Jepang sendiri. Di dalam suasana yang semakin tidak menguntungkan itu, pemerintah Jepang membentuk barisan lainnya seperti Barisan Pelopor yang dibentuk pada

Barisan Pelopor Read More »

Gerakan 3A: Propaganda Jepang

Gerakan 3A adalah propaganda yang dilakukan oleh Jepang ketika berhasil mengusir Belanda dari Indonesia. Gerakan 3A ini diharapkan dapat menarik simpatik dari bangsa Indonesia. Kedatangan Jepang di Indonesia untuk menarik simpati Indonesia tidak sesulit ketika Belanda datang ke Indonesia dan Ingin menduduki wilayah Indonesia. Banyak hal yang dilakukan oleh Jepang untuk menarik simpati rakyat Indonesia.

Gerakan 3A: Propaganda Jepang Read More »

Kebijakan Jepang Terhadap Islam di Indonesia

Kebijakan Jepang terhadap Islam di Indonesia merupakan salah satu upaya kebijakan Jepang untuk menyesuaikan dirinya selama berkuasa di Indonesia. Setelah Jepang berhasil membuat Belanda menyerah di Indonesia pada tahun 1942. Jepang secara resmi berkuasa di Indonesia. Jepang memahami bahwa sebagian besar masyarakat Indonesia adalah penganut agama Islam. Sehingga Jepang perlu memiliki kebijakan khusus bagi agama

Kebijakan Jepang Terhadap Islam di Indonesia Read More »

Barisan Hizbullah (1944-1945)

Barisan Hizbullah (Kaikyo Seinen Taishintai) adalah organisasi semi-militer yang dibentuk di bawah naungan dari Masyumi. Layaknya organisasi semi-militer lainnya termasuk Barisan Pelopor dan Barisan Pelopor Istimewa yang berada di bawah naungan Jawa Hokokai, Barisan Hizbullah didirikan di bawah naungan organisasi Masyumi. Pembentukan Organisasi Barisan Hizbullah Barisan Hizbullah didirikan pada tanggal 15 Desember 1944. Barisan Hizbullah

Barisan Hizbullah (1944-1945) Read More »

Heiho (1943-1945)

Heiho adalah salah satu organisasi militer yang dibentuk oleh Jepang dengan mengerahkan tenaga pemuda Indonesia untuk kepentingan perang Jepang di Asia Timur Raya. Pembentukan Organisasi Heiho Memasuki bulan April 1943 pemerintah militerisme Jepang mengeluarkan pengumuman yang berisi pemberian kesempatan kepada pemuda Indonesia untuk menjadi pembantu prajurit Jepang (Heiho). Para pembantu prajurit Jepang adalah prajurit yang

Heiho (1943-1945) Read More »

Seinendan (1943-1945)

Seinendan adalah salah satu organisasi semi-militer bentukan Jepang di Indonesia. Ketika Jepang berupaya di dalam memenangkan Perang Asia Timur Raya, Jepang membutuhkan tenaga dari bangsa Indonesia, terutama para pemuda. Oleh sebab itulah, Jepang mulai membentuk berbagai organisasi-organisasi baik militer maupun semi-militer. Dibentuknya Organisasi Seinendan Pada tanggal 29 April 1943 Jepang secara resmi mengumumkan didirikannya organisasi

Seinendan (1943-1945) Read More »

Organisasi Keibodan (1943-1945)

Keibodan dibentuk pada tanggal 29 April 1943 Jepang secara resmi mengumumkan didirikannya organisasi pemuda yang diberi nama Keibodan. Keibodan didirikan secara bersamaan dengan organisasi Seinendan. Namun di dalam perekrutan dan tugasnya memiliki perbedaan antara Seinendan dan Keibodan. Organisasi Keibodan ini langsung berada di bawah pimpinan Gunseikan. Dibentuknya Organisasi Keibodan Keibodan adalah pembantu tugas polisi dengan

Organisasi Keibodan (1943-1945) Read More »

Organisasi Fujinkai (1943-1945)

Fujinkai adalah organisasi semi-militer yang dibentuk pada masa pemerintahan militerisme Jepang di Indonesia. Perlu diketahui, sebagai upaya memperkuat kekuatan dalam menghadapi perang di front Asia-Pasifik, selain mengerahkan tenaga para lelaki, Jepang juga mengerahkan tenaga perempuan dengan membentuk organisasi yang diberi nama Fujinkai (Himpunan Perempuan). Dibentuknya Organisasi Fujinkai Organisasi Fujinkai dibentuk oleh Jepang pada bulan Agustus

Organisasi Fujinkai (1943-1945) Read More »

error: Content is protected !!