Contoh Hewan Mamalia Yang Bertelur

Apakah ada hewan mamalia yang bertelur? tentu saja Monotremata ada hewan mamalia yang berkembang biak dengan cara bertelur. Secara umum, mamalia berkembang biak dengan cara melahirkan anak dari rahim induknya. Namun, ada beberapa jenis mamalia yang justru bereproduksi dengan cara bertelur. Beberapa dari jenis mamalia tersebut telah punah, namun ada juga yang masih dilestarikan dan dapat kita temukan hingga saat ini. Jadi, apa saja contoh hewan mamalia yang bertelur? Berikut ini penjelasan selengkapnya.

Hewan Mamalia yang Bertelur

hewan mamalia yang bertelur

Mamalia umumnya berkembang biak secara vivipar atau melahirkan anak. Namun, mamalia dalam kelas monotremata, berkembang biak dengan cara ovovivipar atau bertelur. Mamalia dalam kelas ini akan melewati fase bertelur sebelum akhirnya melahirkan anaknya. Meskipun melewati fase telur, hewan-hewan ini juga memiliki kelenjar susu dan menyusui bayinya seperti mamalia pada umumnya.

Platipus

Platipus adalah contoh hewan mamalia bertelur yang masih ada. Hewan ini hidup berkoloni di perairan wilayah timur benua Australia. Meskipun berkembang biak dengan cara bertelur, platipus termasuk mamalia karena memiliki kelenjar susu dan menyusui bayi-bayinya. Bentuk paruh dan kakinya yang mirip bebek membuatnya sering dijuluki “duck-billed.”

Deskripsi Fisik:

  • Platipus memiliki tubuh berbentuk torpedo dengan bulu cokelat gelap yang tebal dan tahan air. Mereka memiliki paruh yang lebar dan datar mirip dengan paruh bebek, serta kaki berselaput yang memungkinkan mereka berenang dengan efisien.
  • Ukuran tubuh platipus berkisar antara 40-60 cm termasuk ekornya.

Habitat dan Kebiasaan Hidup:

  • Platipus hidup di perairan tawar seperti sungai, danau, dan aliran air di Australia timur dan Tasmania. Mereka menggali liang di tepi sungai untuk tempat berlindung dan beristirahat.
  • Platipus adalah hewan nokturnal yang menghabiskan banyak waktu mereka di air mencari makanan seperti cacing, larva serangga, dan krustasea kecil.
Baca Juga  Monotrematum Sudamericanum

Reproduksi:

  • Betina platipus bertelur sekitar satu hingga tiga butir telur yang dierami di dalam liang. Setelah sekitar sepuluh hari, telur-telur tersebut menetas, dan anak-anaknya yang baru menetas akan menyusu dari susu yang disekresikan melalui pori-pori kulit induknya.

Ekidna

Selain platipus, ekidna adalah contoh mamalia bertelur lainnya yang masih hidup. Ekidna, atau babi berduri, adalah spesies endemik Papua dan Australia. Bentuk hidungnya mirip babi, namun bulunya sangat kaku dan tajam. Ekidna juga termasuk ordo monotremata, sehingga ia memiliki kelenjar susu namun berkembang biak dengan cara bertelur.

Deskripsi Fisik:

  • Echidna memiliki tubuh yang ditutupi oleh duri-duri tajam yang terbuat dari keratin, mirip dengan duri pada landak. Mereka juga memiliki moncong panjang dan sempit yang digunakan untuk mencari makanan.
  • Ukuran tubuh echidna bervariasi, tetapi umumnya memiliki panjang sekitar 30-45 cm dan berat antara 2-7 kg.

Spesies Echidna:

  • Echidna Moncong Pendek (Tachyglossus aculeatus): Spesies ini tersebar luas di seluruh Australia dan ditemukan di berbagai habitat mulai dari hutan hingga padang rumput.
  • Echidna Moncong Panjang (Genus Zaglossus): Spesies ini ditemukan di Pulau New Guinea dan memiliki moncong yang lebih panjang daripada echidna moncong pendek. Mereka hidup di hutan hujan dan daerah pegunungan.

Habitat dan Kebiasaan Hidup:

  • Echidna dapat ditemukan di berbagai jenis habitat termasuk hutan, padang rumput, dan daerah semak-semak. Mereka adalah hewan soliter yang aktif mencari makanan terutama pada malam hari.
  • Mereka menggali tanah dengan cakar kuat untuk mencari semut dan rayap, yang merupakan makanan utama mereka. Echidna juga pandai menggali liang untuk berlindung dari cuaca ekstrem dan predator.

Reproduksi:

  • Betina echidna bertelur satu butir telur yang disimpan di kantung pengeraman khusus di perutnya. Telur tersebut akan menetas dalam waktu sekitar sepuluh hari.
  • Anak echidna, yang disebut puggle, akan tinggal di kantung induknya selama beberapa minggu sampai duri-durinya mulai tumbuh. Setelah itu, puggle akan ditinggalkan di liang sementara induknya mencari makanan.
Baca Juga  Ciri-Ciri Platipus: Hewan Unik Dan Menarik

Obdurodon (Punah)

Obdurodon adalah spesies tahap akhir dari nenek moyang platipus yang sudah punah. Berbeda dengan platipus modern yang tidak memiliki gigi, Obdurodon memiliki gigi halus untuk mengunyah makanannya. Hewan ini juga termasuk mamalia yang bertelur.

Deskripsi Fisik

  1. Gigi yang Berkembang:
    • Tidak seperti platipus modern (Ornithorhynchus anatinus) yang tidak memiliki gigi dewasa, Obdurodon memiliki gigi yang berkembang dengan baik. Fosil-fosil menunjukkan bahwa mereka memiliki gigi yang digunakan untuk menggiling makanan, memberikan bukti bahwa diet mereka mungkin lebih bervariasi.
  2. Paruh:
    • Paruh Obdurodon mirip dengan paruh platipus modern tetapi lebih panjang dan lebih sempit. Ini menunjukkan bahwa Obdurodon mungkin memiliki kebiasaan makan yang berbeda atau hidup di lingkungan yang berbeda.
  3. Ukuran:
    • Ukuran tubuh Obdurodon bervariasi, tetapi umumnya lebih besar dibandingkan dengan platipus modern. Ini mungkin terkait dengan adaptasi mereka terhadap lingkungan yang berbeda atau persaingan dengan spesies lain pada zamannya.

Teinolphos (Punah)

Teinolphos diperkirakan sebagai nenek moyang ekidna yang mengalami evolusi dan punah sekitar 123 juta tahun yang lalu, pada masa Aprian dari periode Lower Cretaceous. Dari struktur fosil hewan purba ini, diketahui bahwa ia juga termasuk mamalia yang bertelur.

Deskripsi Fisik

  1. Struktur Rahang dan Gigi:
    • Fosil rahang dan gigi Teinolophos menunjukkan bahwa mereka memiliki gigi molar yang kompleks, yang membantu dalam menggiling makanan. Gigi-gigi ini memiliki struktur yang menunjukkan adaptasi untuk diet yang mencakup serangga dan invertebrata kecil lainnya.
  2. Ukuran Tubuh:
    • Berdasarkan ukuran rahang dan gigi, Teinolophos diperkirakan memiliki ukuran tubuh yang relatif kecil, mungkin mirip dengan ukuran platipus modern tetapi lebih kecil.

Kollikodon (Punah)

Kollikodon adalah salah satu hewan dalam kelas monotremata yang telah punah. Fosilnya ditemukan di Lightning Ridge, New South Wales, Australia. Hewan ini diyakini sebagai nenek moyang platipus. Giginya yang aneh dan keras diperkirakan berfungsi untuk mengunyah kerang, makanan utamanya. Karena merupakan nenek moyang platipus, Kollikodon juga termasuk mamalia yang bertelur.

Baca Juga  Filum Chordata

Deskripsi Fisik

  1. Struktur Rahang dan Gigi:
    • Gigi Kollikodon sangat unik dan berbeda dari mamalia lain pada masanya. Gigi molar mereka memiliki bentuk bulat dan datar, yang menunjukkan bahwa mereka mungkin memakan makanan yang keras seperti moluska atau invertebrata yang berkulit keras.
    • Rahang mereka kuat dan menunjukkan kemampuan untuk menggigit dan mengunyah makanan dengan efisien.
  2. Ukuran Tubuh:
    • Berdasarkan ukuran rahang dan gigi, Kollikodon diperkirakan memiliki ukuran tubuh yang relatif besar dibandingkan dengan monotremata lainnya yang diketahui. Namun, tidak banyak yang diketahui tentang ukuran tubuh secara keseluruhan karena fosil tubuh lengkap belum ditemukan.

Steropodon (Punah)

Steropodon adalah nenek moyang awal dari hewan dalam kelas monotremata. Bentuknya mirip dengan platipus dan berkembang biak dengan cara bertelur. Dari fosil yang ditemukan, Steropodon diperkirakan hidup pada masa middle Albian stage, periode Lower Cretaceous.

Deskripsi Fisik

  1. Struktur Rahang dan Gigi:
    • Fosil rahang bawah menunjukkan bahwa Steropodon memiliki gigi molar yang besar dan kompleks dengan puncak gigi yang tajam. Gigi-gigi ini menunjukkan adaptasi untuk diet yang mungkin termasuk serangga dan invertebrata kecil lainnya.
    • Gigi molar yang ditemukan memiliki struktur tiga puncak yang mirip dengan gigi mamalia therian (mamalia plasental dan marsupial), yang menunjukkan konvergensi evolusi dalam fungsi gigi.
  2. Ukuran Tubuh:
    • Berdasarkan ukuran rahang dan gigi, Steropodon diperkirakan memiliki ukuran tubuh yang relatif besar untuk monotremata, kemungkinan seukuran dengan platipus modern atau lebih besar.

Semoga ulasan mengenai Contoh Hewan Mamalia yang Bertelur ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua. Terima kasih banyak atas kunjungannya.

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Abhiseva.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca